Saving Time, hargai waktu kerja Anda.

May 19th, 2008

Tanpa kita sadari, banyak hal yang selama ini kita lakukan  di kantor, membuat waktu bekerja tidak termanfaatkan secara maksimal. Pekerjaan tertunda, atasan pun bisa “melotot”. Agar waktu tidak terbuang percuma, simak tips berikut.

1. Siapkan waktu khusus untuk mengecek email, misal 15 menit sebelum bekerja dan 15 menit sebelum pulang. Atau, bila Anda terbiasa membawa bekal dari rumah, lakukan sambil menyantap makan siang.

2. Siapkan teko air di meja untuk keperluan sehari penuh, sehingga Anda bisa menghemat waktu bolak-balik pantry.

3. Biasakan membuat jadwal tugas untuk tugas esok hari, sebelum pulang.

4. Bacalah koran dalam perjalanan menuju kantor.

5. Batasi waktu untuk bertandang ke “tetangga sebelah”.

6. Anda bisa berhaha-hihi saat makan siang atau dalam perjalanan menuju parkiran atau halte bus kota.

sumber : kompas.com

Jangan biarkan stress mendekat

May 16th, 2008

Banyak orang bilang, tanpa stres, hidup kurang bergairah. Sedikit ‘guncangan’ dalam hidup, akan membangkitkan semangat. Karena itu, banyak orang melakukan hal-hal yang membangkitkan adrenalin, seperti melakukan olahraga berbahaya atau ‘bermain-main’ dengan limit kartu kredit.

Sah-sah saja memelihara stres kalau memang bisa mengatasi segala kerumitan dan permasalahan yang muncul dari stres yang diundang itu. Namun, bila tidak bisa meng-handle-nya, stres bisa muncul dalam wajah yang lebih ganas, seperti depresi dan gangguan kejiwaan yang lain, bahkan tindak bunuh diri, seperti yang terjadi pada beberapa orang terkenal di dunia.

Menurut catatan depression-guide.com, orang terkenal di seluruh dunia yang terkena stres berat hingga menderita depresi: kalangan penulis 72%, seniman 42%, politisi 41%, intelektual 36%, komposer 35%, dan ilmuwan 33%.

Almarhum Lady Diana, misalnya, menghadapi protokol Istana Buckhingkam yang begitu ketat, dan suami yang melirik wanita lain, sempat stres berat hingga mengalami bulimia. Karena stres berat pula, ia pernah menjatuhkan diri dari tangga sewaktu hamil anak pertama. Orang menyangka ia hanya menarik perhatian, padahal perbuatannya dipicu oleh stres berat.

Penyanyi Sheryl Crow, mengaku mengalami depresi berat cukup lama karena dilanda ketakutan meninggal sewaktu tidur, sehingga sulit tidur. Namun, akhirnya rasa cemas itu bisa ditanggulanginya.

Lalu ada Kurt Cobain, personel Nirvana, yang menembak dirinya sendiri karena menderita depresi akut yang diperburuk dengan obat-obatan terlarang.

Ada orang yang tidak bisa mengatasi rasa cemas atau takutnya akan sesuatu sehingga mengalami stres, dan kalau sudah menjadi gangguan menjurus pada depresi. Karena itu, berbahagialah orang yang bisa mengatasi rasa takut dan cemasnya.

Sumber : kompas.com

Beberapa Cara Mudah Memperoleh Hidup Bahagia

May 8th, 2008

Hidup bahagia adalah dambaan setiap orang. Namun untuk mewujudkannya, tidak semudah membalik telapak tangan. Lalu bagaimana mencapai semua itu? Ikut tips berikut.

1. Nikmatilah hidup
Setiap hari, kerjakanlah sesuatu yang menggairahkan atau mengingatkan kembali akan keindahan dan kesenangan hidup. Misalnya, belanja, berkebun, rekreasi dengan anak-anak, mendengarkan musik. Cobalah untuk menggairahkan dan mengingat-ingat hal-hal yang indah dan menarik di sekitar kita.

2. Kerjakan hal positif
Donorkan darah, zakatkan uang ke yatim piatu atau kerja sosial di panti asuhan. Semua yang berhubungan dengan kegiatan sosial akan menolong memperkuat rasa sosialisasi.

3. Matikan TV dan radio
Mendengarkan berita bencana dan kriminalitas dapat menciptakan rasa takut dan gusar. Daripada melihat film atau video yang dapat menimbulkan perasaan negatif, lebih baik kerjakan sesuatu yang menyenangkan yang melibatkan seluruh keluarga. Read More »

MULAILAH DARI KATA

April 7th, 2008

“Padahal, nenek moyang kita telah mewariskan petuah yang amat berharga: “Bahasa menunjukkan bangsa.” Apakah kita ingin menjadi bangsa yang permisif dengan memberikan ruang toleransi yang demikian luas terhadap keasalahan-kesalahan? Ataukah kita menerima saja keasalahan terus berlangsung hanya karena kita malas mempelajari sesuatu dengan benar?”

Membaca Alquran Jika kita melintasi jalan di Jakarta yang ada jalur khusus untuk bus angkutan massal Trans Jakarta, kita dapat melihat rambu larangan yang di bawahnya tertulis kata “kecuali bus way”. Kita juga sering mendengar orang berkata, “naik bus way”. Sepintas, tak ada yang salah dengan kata-kata itu, tetapi jika kita lebih cermat dalam mempertimbangkan maknanya, barulah menyadari bahwa di sana ada kekeliruan. Read More »