Editor : Ahmad Zhuhri

Jejak.info, BULUKUMBA- Salah satu tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan dua unit Kapal 30 GT oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan masih bebas berkeliaran, Selasa 22 Desember 2020. 

Kasi Intel Kejari Bulukumba, Muh. Yusran, mengatakan dalam kasus tersebut pihak Kejaksaan Bulukumba telah menetapkan dua orang tersangka. 

Mereka yang ditetapkan tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tersebut adalah mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Bulukumba, M. Sabir dan Direktur CV Sumber Harapan, Arifuddin. 

Menurut Muh Yusran, pengadaan dua unit Kapal 30 GT tersebut di tahun 2012 lalu. Dimana menggunakan anggaran sebesar Rp 2,1 miliar. 

“Kasus ini merugikan negara sebesar Rp 300 juta,” kata Muh Yusran, Selasa 22 Desember 2020. 

Kata dia, salah satu tersangka dugaan korupsi yakni mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, M. Sabir kini telah ditahan. Sementara seorang tersangka lainnya masih sebagai daftar pencarian orang (DPO) atau melarikan diri. 

“Sudah ditahan (Muh. Sabir). Satu masih DPO (H. Arufuddin),” tuturnya. 

Kendati demikian, Polres Bulukumba juga menangani kasus dugaan korupsi pengadaan alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Kasus ini mulai berjalan sejak tahun 2013, diduga Arifuddin juga ditetapkan tersangka didalam kasus tersebut. 

Potensi kerugian negara senilai Rp 1 miliar dari Rp 2 miliar anggaran yang dikelola di Dinas Pendidikan Kabupaten Bulukumba. Arifuddin selaku rekanan ditetapkan tersangka dalam perkara itu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *